Ads 1

10 Cara Membuat Motor Drag Bagi Pemula Agar Motor Lebih Gesit dan Kencang Untuk Balapan

10 Cara Membuat Motor Drag Bagi Pemula Agar Motor Lebih Gesit Untuk Balapan
Cara Membuat Motor Drag Gesit 

TIPS&TRIK
- Salah satu balapan motor paling populer di Indonesia adalah drag bike. Setiap tahunnya selalu diadakan Kejurnas Drag Bike yang diikuti pembalap profesional dari seluruh Indonesia. Motor yang digunakan bukan motor sembarangan, karena sudah dimodifikasi secara khusus agar lebih optimal saat berakselerasi di track lurus. Balapan drag bike memang berbeda dengan balapan lainnya. Pasalnya balapan tersebut hanya diperuntungkan untuk track lurus, sehingga pembalapnya tak perlu bermanuver maupun cornering.

Banyak orang beranggapan menjadi joki motor drag merupakan pekerjaan yang gampang. Padahal mengendarai motor drag dibutuhkan teknik dan jam terbang tinggi agar bisa melaju kencang di track lurus. Terlebih motor yang digunakan sudah dimodifikasi agar tarikan mesinnya lebih ganas dan memiliki bobot lebih ringan dari motor standar. Yah, salah satu kunci membuat motor drag yang kencang adalah harus memiliki bobot ringan agar bisa meningkatkan kemampuan akselerasi saat beradu melawan motor drag lainnya.

Semua jenis motor bisa dimodifikasi menjadi motor drag. Namun biasanya balapan motor drag di Indonesia hanya memperlombakan motor bermesin kecil dengan kapasitas 115cc sampai 155cc. Padahal di luar negeri rata-rata menggunakan moge bermesin 1000cc ke atas sekelas Suzuki Hayabusa, Yamaha R1, Kawasaki H2, dan masih banyak lagi lainnya. Selain itu, balapan motor drag di Indonesia juga terbagi dalam kelas 4 Tak dan 2 Tak. Untuk kelas 2 Tak biasanya menggunakan motor sekelas Yamaha RX King dan Kawasaki Ninja R.

Apapun motor yang digunakan asalkan dimodifikasi dengan benar, tentu performanya akan optimal. Kami yakin masih banyak orang yang belum mengetahui cara membuat motor drag yang kencang. Oleh karena itulah pada informasi kali ini kami akan mengulas bagaimana caranya membuat motor drag yang sesuai dengan standar profesional.

Nah, bagi sobat yang penasaran ingin mengetahui cara Membuat Motor Drag, silahkan simak informasi berikut.

1. Memakai Rangka Khusus Motor Drag

Memakai Rangka Khusus Motor Drag

Yang harus sobat lakukan pertama kali saat membuat motor drag adalah mengganti rangka bawaan motor dengan rangka khusus motor drag yang memiliki bobot lebih ringan dibandingkan rangka standar. Biasanya rangka atau sasis tersebut dibanderol dengan harga 1 Juntaan hingga 2 Jutaan. sobat juga bisa membeli sasis motor drag import dari luar negeri yang harganya bisa mencapai belasan juta rupiah. Semakin ringan sasis yang digunakan, tentu motor akan semakin cepat. Selain itu, sobat harus memperhatikan kualitas rangka yang dibeli agar nantinya awet dan presisi dengan mesin yang digunakan.

2. Mengganti Ban

Mengganti Ban

Ciri khas motor drag adalah memakai ban cacing. Yah, ban tersebut memang menjadi standar wajib bagi motor drag di Indonesia. sobat juga harus mengganti velg bawaan agar sesuai degan ukuran ban yang digunakan. Dimana ukuran ban depannya adalah 50/90 dan untuk bagian belakang memakai ban berukuran 60/80. Tujuan mengunakan ban cacing tersebut adalah agar tarikan gas menjadi lebih enteng dan lebih gesit. Penggunaan ban tersebut juga harus diimbangi dengan perbandingan gigi dan setelan rantai yang pas.

3. Mengganti Suspensi Bawaan

Mengganti Suspensi Bawaan

Ban Motor DragMembuat motor drag membutuhkan biaya sangat besar untuk mengganti beberapa komponen bawaan motor. Nah salah satu yang wajib diganti adalah suspensi. Ada baiknya sobat menggunakan suspensi belakang tabung yang nantinya membuat motor lebih stabil dan tetap terasa nyaman saat dipakai balapan. Ada banyak sekali pilihan suspensi yang bisa dipilih, seperti buatan YSS, Ride-It atau bahkan shock Ohlins yang harganya sangat mahal.

4. Lepaskan Body Motor

Lepaskan Body Motor

Agar bobot motor menjadi lebih ringan, maka sobat harus melepas semua body motor. Lagi pula rangka yang digunakan berbeda dengan rangka standar, sehingga body bawaan motor tidak akan bisa terpasang. Yah, modifikasi motor drag memang tak terlalu memperhatikan penampilan, karena yang terpenting harus memiliki bobot benar-benar ringan. Inilah yang membedakan antara motor drag dan motor roda race, karena motor road race masih menggunakan body motor agar lebih aerodinamis.

5. Menyetel Karburator

Menyetel Karburator

Dalam membuat motor drag ada baiknya memilih motor yang masih menggunakan karburator. Pasalnya motor karburator lebih mudah dimodifikasi dibandingkan motor injeksi yang harus menggunakan komputer untuk mengantur sistem injeksi mesin. Menyetel karburator motor drag juga tak boleh asal, karena nantinya sangat berpengaruh terhadap sistem pembakaran mesin.

6. Memakai Knalpot Racing

 Memakai Knalpot Racing

Knalpot Motor DragCara membuat motor drag selanjutnya adalah menggunakan knalpot racing yang bisa meningkatkan performa mesin, sehingga mampu mengeluarkan tenaga lebih besar. sobat bisa memilih knalpot R9 yang kualitasnya terbukti sangat bagus ataupun merek lainnya. Selain itu, kami sarankan untuk menggunakan knalpot racing yang memiliki bobot ringan, seperti yang terbuat dari Carbon atau Titanium.

7. Bore-Up Mesin

Bore-Up Mesin

Modifikasi mesin menjadi satu cara membuat motor drag yang wajib sobat lakukan. Ada beberapa bagian yang harus diganti agar performa motor semakin optimal, seperti busi, noken as, as klep, karburator, kabel busi, dan beragam komponen mesin lainnya. Selain itu, sobat bisa meningkatkan kapasitas mesin dengan cara di bore-up. Nah untuk caranya adalah dengan memperbesar langkah serta diameter piston dan silinder. Peningkatan kapasitas mesin juga harus diimbangi dengan pengaturan perpindahan gigi akhir serta perbandingkan transmisi agar mampu meningkatna performa motor drag saat berakselerasi di track lurus.

8. Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Rasio kompresi yang diperbesar harus diimbangi dengan pemakaian bahan bakar yang tepat. Kami sarankan untuk memilih bahan bakar beroktan tinggi agar pembakaran mesin menjadi lebih optimal, sehingga tenaga yang dikeluarkan semakin besar. Dipasaran juga beredara bahan bakar yang dikhususkan untuk motor balap, seperti ELF Racing Fuel, Avgas, dan Pertamax Racing. Pemakaian bahan bakar tersebut juga harus disesuaikan dengan perbandingkan kompresi dan timing pengapian agar daya tahan mesin tetap optimal dan tidak jebol.

9. Sesuaikan Dengan Postur Joki

Sesuaikan Dengan Postur Joki

Joki Drag BikeKenyamanan joki dalam mengendarai motor drag sangat penting. Oleh karena itulah sobat harus menyesuaikannya dengan postur atau bentuk tubuh joki. Postur yang kami maksud adalah tinggi joki dan berat joki, sehingga nantinya sangat pembalap bisa merasa nyaman dan aman saat mengendarai motor drag sesuai gaya berkendara yang ia miliki. Ada beberapa bagian motor yang harus diperhatikan agar bisa berkendara secara nyaman, yakni pada bagian tempat duduk, jok, stang, dan juga pegangan tangan.

10. Modifikasi Tampilan Motor

Modifikasi Tampilan Motor

Tampilan luar motor drag memang tak terlalu penting, karena yang paling utama adalah mesinnya. Namun tak ada salahnya sobat mempercantik motor drag yang dibangun dengan mengecet body ataupun membalutnya dengan airbrush. Tujuannya adalah agar menjadi pusat perhatian orang lain yang melihatnya saat motor Sobat.

Nah, Itulah Tips&Trik otomotif kali ini, semoga informasi cara membuat motor drag di atas bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam membuat motor drag  untuk Motor kesayangan sobat sekalian. Terimah Kasih “Salam Otomotif” 


0 Response to "10 Cara Membuat Motor Drag Bagi Pemula Agar Motor Lebih Gesit dan Kencang Untuk Balapan"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel